Pengertian dan Contoh Biografi BJ Habibie



Pengertian dan Contoh Biografi BJ. Habibie ~ Biografi berasal dari bahasa Yunani, yaitu "bios" yang berarti hidup dan "graphien" yang berarti menulis, Sehingga pengertian Biografi dapat dijabarkan menjadi sebuah tulisan yang menjelaskan tentang kehidupan seseorang baik yang masih hidup atau sudah meninggal secara lengkap mulai dari tanggal lahir, pekerjaan, peran serta dan perilaku sehari-hari hingga perasaan yang pernah dialami saat menghadapi berbagai kejadian.

Biografi terbagi atas biografi singkat dan biografi panjang, Biografi singkat menjelaskan tentang data-data dan peran serta seseorang dalam hidupnya  yang diungkapkan secara singkat melalui beberapa kalimat hingga maksimum beberapa halaman. Sedangkan biografi panjang berisi data-data penting dan peran serta pribadi seseorang yang dijelaskan lebih mendetail bahkan hingga membentuk sebuah buku.

Sebuah biografi harus memberikan fakta yang sebenarnya, biasanya berasal dari kumpulan data-data pendukung berbagai macam dokumen, misalnya buku harian, buku referensi, kliping, data outentik, informasi saksi yang dapat dipercaya. Biografi yang sering kali ditulis antara lain : biografi orang sukses, biografi orang terkenal, biografi tokoh dunia, biografi tokoh dan lain-lain.

Untuk jelasnya Anda membaca contoh biografi BJ. Habibie berikut ini :

pengertian contoh biografi bj habibie

Biografi BJ. Habibie

BJ. Habibie lahir di Pare-Pare, Sulawesi Selatan, 25 Juni 1936, Beliau merupakan anak keempat dari delapan bersaudara, pasangan Alwi Abdul Jalil Habibie dan R.A. Tuti Marini Puspowardojo. Ayahnya yang berprofesi sebagai ahli pertanian berasal dari etnis Gorontalo dan memiliki keturunan Bugis, sedangkan ibunya beretnis Jawa. R.A. Tuti Marini Puspowardojo adalah anak seorang spesialis mata di Yogya, dan ayahnya yang bernama Puspowardjojo bertugas sebagai pemilik sekolah.

Bacharuddin Jusuf Habibie menikah dengan Hasri Ainun Besari pada tanggal 12 Mei 1962, dan dikaruniai dua orang putra, yaitu Ilham Akbar Habibie dan Thareq Kemal Habibie. Masa kecil Habibie dilalui bersama saudara-saudaranya di Pare-Pare. Sifat tegas berpegang pada prinsip telah ditunjukkannya sejak masih kanak-kanak. Beliau dikenal sangat cerdas ketika masih menduduki sekolah dasar, namun ia harus kehilangan bapaknya yang meninggal dunia pada tanggal 3 September 1950 karena serangan jantung saa ia sedang sholat Isya.

Sepeninggal ayahnya, Ibunya memutuskan bahwa Habibie harus pindah ke Jawa (Bandung) agar dapat meneruskan pendidikannya yang akhirnya ibunda Habibie juga pindah ke Bandung dengan menjual rumah dan kendaraannya.

BJ. Habibie pernah sekolah di SMAK Dago, Ia belajar teknik mesin di Universitas Indonesia Bandung (Sekarang Institut Teknologi Bandung) tahun 1954. Pada 1955-1965 ia melanjutkan studi teknik penerbangan, spesialisasi konstruksi pesawat terbang, di RWTH Aachen, Jerman Barat, menerima gelar diplom ingenieur pada 1960 dan gelar doktor ingenieur pada 1965 dengan predikat summa cum laude dengan angka rata-rata 10 dari Technische Hochschule Die Facultaet Fuer Maschinenwesen Aachean

Habibie pernah bekerja di Messerschmitt-Bölkow-Blohm, sebuah perusahaan penerbangan yang berpusat di Hamburg, Jerman, sehingga mencapai puncak karier sebagai seorang wakil presiden bidang teknologi. Pada tahun 1973, Beliau kembali ke Indonesia atas permintaan mantan presiden Soeharto.

Ia kemudian menjabat sebagai Menteri Negara Riset dan Teknologi sejak tahun 1978 sampai Maret 1998. Sebelum menjabat sebagai Presiden (21 Mei 1998 - 20 Oktober 1999), B.J. Habibie adalah Wakil Presiden (14 Maret 1998 - 21 Mei 1998) dalam Kabinet Pembangunan VII di bawah Presiden Soeharto. Ia diangkat menjadi ketua umum ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia), pada masa jabatannya sebagai menteri.

Pengangkatan B.J. Habibie sebagai Presiden menimbulkan berbagai macam kontroversi bagi masyarakat Indonesia. Pihak yang pro menganggap pengangkatan Habibie sudah konstitusional. Hal itu sesuai dengan ketentuan pasal 8 UUD 1945 yang menyebutkan bahwa "bila Presiden mangkat, berhenti, atau tidak dapat melakukan kewajibannya dalam masa jabatannya, Ia diganti oleh Wakil Presiden sampai habis waktunya". Sedangkan pihak yang kontra menganggap bahwa pengangkatan B.J. Habibie dianggap tidak konstitusional. Hal ini bertentangan dengan ketentuan pasal 9 UUD 1945 yang menyebutkan bahwa "sebelum presiden memangku jabatan maka presiden harus mengucapkan sumpah atau janji di depan MPR atau DPR".
.
Setelah beliau turun dari jabatannya sebagai presiden, Beliau lebih banyak tinggal di Jerman daripada di Indonesia. Tetapi ketika era kepresidenan Susilo Bambang Yudhoyono, ia kembali aktif sebagai penasihat presiden untuk mengawal proses demokratisasi di Indonesia lewat organisasi yang didirikannya Habibie Center

Itulah pengertian dan contoh biografi BJ. Habibie, yang termasuk ke dalam biografi singkat, Semoga dapat bermanfaat. Salam sukses