Menelusuri Jejak Sejarah SEO




Mengenal sejarah SEO atau Search Engine Optimization yang kini menjadi salah satu strategi marketing yang sangat efektif untuk meningkatkan trafik dari suatu blog atau website yang terdapat di internet dapat menjadi hal yang menarik bagi anda. Dengan SEO yang tepat, maka website situs anda bisa lebih terkenal dan memiliki lebih banyak pengunjung bahkan akan meningkatkan pendapatan anda apabila dikaitkan dengan penghasilan. Untuk lebih mengetahui sejarah SEO maka dapat ditelusuri dalam ulasan berikut ini.

Menelusuri Jejak Sejarah SEO

Sejarah SEO

Webmaster dan penyedia konten mulai untuk mengoptimalisasi situs untuk mesin pencari dimulai dari tahun 1990an, ketika mesin pencari pertama mulai membuat katalog dari halaman web pada awal pembuatannya.

Mulanya, hal yang perlu dilakukan webmaster adalah untuk mengumpulkan alamat dari halaman tersebut atau URL ke berbagai mesin pencari yang akan mengirimkan “spider” untuk menelusuri halaman tersebut dan mengekstrak link ke halaman lain dari hal tersebut dan mengembalikan informasi yang ditemukan pada halaman tersebut untuk dibuat indeks.

Proses tersebut melibatkan spider pada mesin pencari untuk mengunduh halaman tersebut dan menyimpannya pada server milik mesin pencari, dimana terdapat program kedua yang dikenal sebagai pengindeks, dapat mengekstrak berbagai jenis informasi mengenai halaman tersebut seperti misalnya kata kata yang terdapat di dalam halaman tersebut dan dimana informasi tersebut disimpan, selain itu juga memberikan titik berat pada beberapa kata spesifik dan semua link yang terdapat pada halaman tersebut yang kemudian ditempatkan dalam jadwal untuk ditelusuri di waktu yang akan datang.

Menelusuri jejak dari sejarah SEO

Pemilik situs mulai menyadari nilai penting dari rangking yang dimiliki situs mereka dan keterlihatan pada hasil pencarian, membuat kesempatan untuk pelaku SEO. Menurut analis industri yaitu Danny Sullivan, kata search engine optimization mungkin pada awalnya digunakan pada tahun 1997.

Pada tanggal 2 Mei 2007, Jason Gambert berusaha untuk membuat merek dagang dengan kata SEO dengan meyakinkan kantor merek dagang di Arizona bahwa SEO adalah proses yang melibatkan manipulasi dari kata kunci dan bukan sebuah jasa marketing.

Pada dasarnya pengacara yang mereview hal tersebut mempercayai argumen yang kurang valid ini mengatakan bahwa walaupun SEO tidak dapat dijadikan merek dagang ketika hal ini ditujukan pada proses generik dari memanipulasi kata kunci, hal ini bisa menjadi jasa untuk memberikan jasa marketing di sisi komputer.

Sejarah SEO dimulai pada versi terdahulu dari algoritma pencari yang menggantungkan pada informasi yang diberikan oleh para webmaster antara lain adalah kata kunci meta tag, atau data indeks di mesin seperti ALIWEB. Meta tag yang memberikan petunjuk untuk setiap isi halaman web.

Menggunakan meta data untuk memberikan indeks pada halaman terbukti tidak dapat diandalkan, namun begitu, karena pilihan kata kunci dari para webmaster dalam meta tag yang bisa berpotensi sebagai representasi yang tidak akurat dari konten asli dari situs tersebut.

Data yang tidak akurat, tidak komplit dan tidak konsisten di meta tag dapat dan membuat halaman masuk ke pencarian yang tidak relevan. Penyedia konten web juga memanipulasi banyaknya atribut yang ada dalam sumber HTML dari suatu halaman sebagai suatu usaha untuk dapat memiliki rangking yang baik di mesin pencari.

Dengan menggantungkan terlalu banyak pada faktor seperti keyword density atau kerapatan kata kunci yang terdapat secara eksklusif dalam kontrol dari webmaster, mesin pencari terdahulu banyak mendapatkan cacian dan manipulasi rangking.

Untuk memberikan hasil yang lebih baik pada pengguna mereka, mesin pencari harus dapat beradapatasi untuk memberikan jaminan terbaik pada halaman hasil pencari yang menunjukkan hasil pencarian yang paling relevan, daripada halaman yang tidak terkait dengan dipenuhi banyak kata kunci oleh webmaster yang hanya mencari keuntungan.

Karena kesuksesan dan popularitas dari mesin pencari ditentukan oleh kemampuannya untuk memproduksi hasil paling relevan untuk pencarian jenis apa pun, membuat kualitas buruk dan hasil pencarian yang tidak relevan dapat membuat pengguna tersebut berpindah ke hasil pencarian yang lain. Mesin pencari merespon dengan membangun algoritma ranking yang lebih kompleks. Inilah yang menjadi cikal bakal dari sejarah SEO.